Cermati Efek Penggunaan Zat Aditif Oli Atau Bensin

#ZatAditifMesin #Otomotif #TuneUpMesin #CairanMesin

Zat Aditif Oli Atau Bensin | Dalam buku panduan motor atau mobil, setahu saya tidak ada kalimat yang menyarankan pemilik kendaraan untuk menggunakan zat aditif oli atau zat aditif bensin. Perbandingan kompresi yang ada pada mesin sudah di desain dengan oktan BBM yang dijual di pasaran.

efek zat aditif oli bensin

Rata-rata, kendaraan sekarang disarankan untuk menggunakan BBM jenis pertamax. Nilai oktannya lebih tinggi daripada premium. Pemaikan BBM ber-oktan tinggi akan membuat mesin terasa enteng.

Kadang, saking banyak orang ingin tarikan mesinnya enteng, terus memasukkan tangki dengan pertamax atau zat aditif oli atau bensin. Namanya juga kemakan iklan, ingin yang instan menaikkan tarikan dengan cara murah.

Kalau menurut buku panduan motor tahun 90an, kebanyakan disarankan menggunakan BBM ber-oktan 7-10. Yaitu BBM jenis bensin premium. Motor yamaha RX King itu butuh BBM ber-oktan 7. Bila motor atau mobil yang seharusnya mengkonsumsi bensin premiun tapi di beri pertamax, maka hasilnya mesin  akan cepat panas. Sistem pembakaran pada combusion chamber menjadi maju.

Sedangkan penambahan zat aditif oli  atau bensin pada mesin itu gimana? Kalau menurut saya, zat aditif itu kurang bermanfaat dan malah bisa memungkinkan merusak mesin.

Saya sendiri tidak percaya dengan iklan bahwa zat aditif bisa menaikkan performa mesin dengan berbagai iming-iming dan alasan. Banyak kejadian yang menunjukan bahwa penambahan zat aditif oli atau bensin pada motor dan mobil malah  membuat kerak piston.

Efek penggunaan zat aditif oli atau bensin yang berlebihan bisa merusak mesin. Kerak piston pada mesin yang menggunakan zat aditif malah sulit dihilangkan dan berwarna karat. Kalau masalah penggunaan zat aditif disarankan atau  tidak? Saya kurang tahu. Hal ini karena di buku panduan motor atau buku panduan mobil tidak di bahas tentang penggunaan zat aditif.

Biasanya orang tertarik menggunakan zat aditif oli atau bensin karena alasan ingin cara instan merawat mesin atau menaikkan performa mesin atau menaikkan sistem pelumasan oli mesin. Perawatan mesin dengan cara instan pasti mengandung efek negatif.

Saya sarankan untuk merawat mesin mendingan melakukan servis motor atau mobil secara rutin berkala di bengkel otomotif terpercaya atau bengkel resmi pabrikan. Kalau udah rutin, itu sudah cukup untuk perawatan mesin. Tidak usah menggunakan zat aditif oli atau bensin.

Tags: cairan mesin tune up mesin zat aditif motor mobil

Related Post "Cermati Efek Penggunaan Zat Aditif Oli Atau Bensin"

Bagaimana Cara Kerja Water Injection Dan Komponennya
#WaterInjection #Engine #WaterHammer Cara Kerja Water Injection
Kenali Apa Itu Water Injection (Wa-i) Alias Injeksi Air
#WaterInjection #Wa-I #Otomotif Water Injection (Wa-i) Alias
Part Yang Membuat Tarikan Motor Jadi Enteng Responsif
#GasMotor #TarikanMotor #Sparepart Membuat Tarikan Motor Jadi
Oli Yang Baik Akan Tetap Menjaga Mesin Tetap Bersih
#OliMesin #FungsiOli #GunaOli Oli Yang Baik Akan
  1. Efek Samping Pemakaian Aditif Oli Mobil2 years agoReply

    […] mobil, akan tetapi jangan dalam jangka waktu yang lama. Saya lebih rekomen kalau tidak memakai zat aditif oli mobil. Cukup melakukan servis rutin saja untuk menjaga kinerja mesin […]

Leave a reply "Cermati Efek Penggunaan Zat Aditif Oli Atau Bensin"