Teknologi ACG Starter Honda (Alternating Current Generator)

#ACGStater #Honda #OneHeart

Teknologi ACG Starter Honda | Honda memang selalu mengeluarkan teknologi terbaru. Ada fitur terbaru di motor Honda, ACG starter. ACG singkatan dari Alternating Current Generator.

Fitur ACG starter membuat mesin serasa halus tanpa hentakan ketika men-stater mesin motor.

Perbedaan sistem ACG starter dengan sistem starter konvensional

starter motor

Secara fisik, sistem ACG tidak menggunakan dinamo starter dan mekanisme gigi starter (sliding gear). Hal ini dapat mengurangi suara kasar dari gigi-gigi starter dan mengurangi getaran mesin. Sedangkan sistem starter konvensional menggunakan dinamo starter dan menggunakan mekanisme gigi starter (sliding gear).

Komponen utama ACG starter

  1. Koil (kumparan/lilitan kawat).
  2. Magnet. Ada magnet permanen dan magnet non permanen. (alternator menggunakan elelktromagnet).  Rotor
  3. Gerakan untuk mengubah posisi medan magnet (memotong garis gaya magnet). Motor/mesin

Dalam ACG stater juga terdapat sistem pengisian aki motor. Untuk kedua fungsi itu, tidak ada komponen yang berbeda atar fungsi keduanya, hanya bedanya komponen terakhir diganti sumber listrik, jadi :

  • Putaran untuk menghasilkan listrik adalah generator
  • Listrik untuk menghasilkan putaran adalah motor listrik/starter

ACG starter mengkombinasikan keduanya jadi tidak perlu motor starter terpisah. Ini membuat berat sepeda motor jadi berkurang

komponen acg starter

Sistem kerja mekanik ACG starter

Flywheel ini yang menggerakkan piston. Cara kerjanya adalah arus listrik dialirkan ke stator yang berupa kumparan sehingga kumparan stator akan muncul medan magnet.

Flywheel juga mempunyai magnet yang menempel pada permukaan dalamnya. Saat kumparan stator muncul magnet, maka dia akan bertemu dengan magnet flywheel. Jika magnet bertemu dengan magnet akan menyebabkan pergerakan. Flywheel akan bergerak dan akan menggerakan piston untuk menyalakan mesin.

Cara kerja ACG starter

Saat pengendara menekan tombol starter, ECU (Electronic Control Module) menerima sensor tersebut dan mengarahkan arus listrik menuju ke 18 Kumparan dengan 3 hall berbeda. Ketika ada arus listrik searah (DC) mengalir pada lilitan kawat yang memiliki inti besi akan muncul medan magnet. Karena dibagi menjadi 3 Hall, maka elektromagnet yang muncul akan menghasilkan sifat tarik-menarik atau tolak-menolak.

Kutub magnet tersebut akan bereaksi dengan magnet permanen pada flywheel yang disusun dengan kutub-kutub berbeda. Sehingga flywheel pun bergerak memutar dan otomatis memutar kruk as dan piston pun bergerak naik turun.

Setelah mesin hidup, ECU akan memutus tegangan listrik ke stator. Fungsi ACG starter berubah menjadi generator AC.

Baca juga : Kelebihan Teknologi Blue Core Yamaha Ini Menguntungkan

Kelebihan ACG Starter 

  • Tanpa menggunakan dinamo starter.
  • Bobot sepedamotor menjadi lebih ringan dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.
  • Menggunakan ECU gabung dengan fuel injection, memaksimalkan kemampuan ECU.
  • Tidak ada suara kasar dan hentakan ketika tombol starter ditekan.

Tags: honda info otomotif kamus otomotif mesin motor sistem kelistrikan motor

Related Post "Teknologi ACG Starter Honda (Alternating Current Generator)"

Skema Kelistrikan Wiring Diagram Kawasaki KX250
#Kawasaki #KX250 #MotorTrail Wiring Diagram Kawasaki KX250
Wiring Diagram Kawasaki KLX 250 Keluaran Tahun 2012 Sampai 2015
#Kawasaki #KLX250 #MotorTrail Wiring Diagram Kawasaki KLX
Skema Kelistrikan Wiring Diagram Kawasaki KLX 250 Tahun 2008 – 2011
#Kawasaki #KLX250 #MotorTrail Wiring Diagram KLX 250
Wiring Diagram Kelistrikan Kawasaki KLX 250 Tahun 2006 – 2007
#Kawasaki #MotorTrail #KLX250 Kelistrikan Kawasaki KLX 250

Leave a reply "Teknologi ACG Starter Honda (Alternating Current Generator)"