Membaca Spesifikasi dan Kode Produksi Ban

adsense-fallback

#BanMobil #SpesifikasiBan #KodeProduksiBan

Spesifikasi dan Kode Produksi Ban | Ban merupakan salah satu bagian utama dalam kendaraan. Pemilihan ban yang tepat akan memberikan kenyamanan dalam berkendara. Bila mengganti ban atau membeli ban, perhatikanlah spesifikasi dan kode produksi ban. Beli lah ban yang sesuai dengan spesifikasi velg dan kendaraannya. Selain itu, amati juga kode produksi demi mendapatkan ban yang belum berumur.

adsense-fallback

Dalam ban radial, ada 3 spesifikasi ban yang perlu diperhatikan.

  1. Lebar Ban (section width). Bagian yang terlebar dari potongan ban. Lebar ban dalam satuan millimeter (mm).
  2. Tinggi Ban (aspect ratio). Ukuran ketinggian ban dengan lebar ban. Jadi misalkan ditulis 212/60 R16 maka tinggi ban adalah 60% dari 225 yaitu 135 mm.
  3. Diameter Velg. Diameter velg dalam satuan inch.

Untuk kecocokan ban dengan kendaraan, maka lihatlah  kode produksi yang tertera pada ban. Ada kode produksi yang perlu diperhatikan sebelum membeli ban baru.

  • Merek dan Type Ban dapat diketahui informasi tentang performa ban, harga dan informasi teknis yang bisa didapat dari katalog produk.
  • Treadwear Rating dalah rasio tingkat keausan ban dengan ban referensi. Makin besar nilainya makin bagus. Ban dengan rating 200 akan lebih tahan aus 2 kali lipat dengan rating 100 pada pemakaian yang sama.
  • Traction Grade. Ratingnya: AA, A, B, C. AA makin bagus maka makin pendek jarak pengereman.
  • Temperatur.  A, B, C. Kode A merupakan yang paling tahan panas.
  • Tahun Produksi. Kode ini penting disaat membeli ban baru. Belilah umur ban yang belummencapai 3 tahun. Semakin lama umur ban, maka kecenderungan kualitas karet ban akan menurun walaupun dalam masa penyimpanan di gudang. Kode produksi ditulis dalam format (minggu ke) + (tahun pembuatan).

  • Tread Wear Index Indicator (TWI). Pada bagian tengah profil ulir ban (di bagian groove) terdapat semacam stepping yang menjadi indikator keausan ban maksimal. Jika bagian tersebut TWI sudah habis/ aus, maka ban tidak layak dipakai. Pada dinding ban, ada gambar segitiga yang menunjukkan lokasi indikator TWI.

Sangat dianjurkan bila ingin membeli ban, cermati dulu spesifikasi dan kode produksi ban yang ada. Setidaknya dalam memilih ban baru sudah tahu informasi dasar tentang ban. Jangan sampai tertipu dengan harga ban murah tapi tahun produksinya sudah berumur.

adsense-fallback