Pilih Bahan Bakar Sesuai Dengan Rasio Kompresi Mesin

#RasioKompresiMesin #KadarOktan #BBM

Bahan Bakar Sesuai Dengan Rasio Kompresi Mesin | Jangan asal pilih bahan bakar untuk kendaraan. Pilih bahan bakar sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Penggunaan bahan bakar yang tepat akan memberikan performa yang lebih baik dan tentu saja berpengaruh pada kondisi mesin.

oktan pertamax

Di Indonesia, terdapat 4 jenis bahan bakar yaitu diesel, premium, pertamax dan pertamax plus. Kadang orang masih bingung untuk memilih menggunakan bahan bakar premium atau pertamax atau pertamax plus. Pada intinya yang membedakan adalah kadar oktan jenis bahan bakar tersebut.

Untuk mendapat performa mesin yang optimal, sebaiknya pilih bahan bakar sesuai dengan kompresi mesin kendaraan. Setiap tipe kendaraan mempunyai rasio kompresi mesin berbeda-beda. Perbandingan rasio kompresi ini mempengaruhi pemilihan penggunaan bahan bakar yang tepat bagi si kendaraan.

Terus, cara pemilihan bahan bakarnya bagaimana? Contohnya, motor yang mempunyai rasio kompresi 8:1 harus menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 88, yaitu bensin premiun. Apabila si motor tersebut di paksa untuk menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 92 pertamax, maka efeknya membuat si mesin akan cepat panas. Namun, bila menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan di bawah yang disarankan pabrik, maka konsumsi bahan bakar kendaraan akan terasa boros dan tenaga mesin serasa loyo.

Untuk itu jangan asal pilih bahan bakar. Idealnya sesuaikan dengan rasio kompresi mesin.Untuk mengetahui rasio kompresi mesin, bisa dilihat pada spesifikasi kendaraan terkait.

Sebagai patokan, simak daftar kadar oktan bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi mesin

  • Rasio kompresi 7 sampai 9:1 menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 88
  • Rasio kompresi 9 sampai 10:1 menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 92
  • Rasio kompresi 10 sampai 11:1 menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 95
  • Rasio kompresi 13,1:1 menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 102
  • Rasio kompresi 14,1:1 menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 107

Untuk kendaraan motor dan mobil dengan tahun produksi tahun 90an, kebanyakan masih menggunakan rasio kompresi ≤ 9,5. Namun, untuk tahun 2014 ke atas, sudah banyak kendaraan yang menggunakan rasio kompresi  ± 11. Pada kendaraan kelas premium, biasanya rasio kompresi di atas 12,5.

Bagi kendaraan motor dan mobil yang sudah upgrade modifikasi mesin bagaimana? Pada dasarnya, rasio kompresi mesin kendaraan itu dapat di naikkan. Untuk kendaraan yang telah memodifikasi mesin, maka pemilihan bahan bakar harus sesuai dengan rasio kompres mesin yang telah di upgrade.

Tags: info otomotif kamus otomotif mesin mobil mesin motor sistem bahan bakar mobil

Related Post "Pilih Bahan Bakar Sesuai Dengan Rasio Kompresi Mesin"

Skema Kelistrikan Wiring Diagram Kawasaki KX250
#Kawasaki #KX250 #MotorTrail Wiring Diagram Kawasaki KX250
Wiring Diagram Kawasaki KLX 250 Keluaran Tahun 2012 Sampai 2015
#Kawasaki #KLX250 #MotorTrail Wiring Diagram Kawasaki KLX
Skema Kelistrikan Wiring Diagram Kawasaki KLX 250 Tahun 2008 – 2011
#Kawasaki #KLX250 #MotorTrail Wiring Diagram KLX 250
Wiring Diagram Kelistrikan Kawasaki KLX 250 Tahun 2006 – 2007
#Kawasaki #MotorTrail #KLX250 Kelistrikan Kawasaki KLX 250
  1. Pertalite RON 90an Pengganti Bensin Premium2 years agoReply

    […] Secara keseluruhan, efek penggunaan pertalite ini hampir sama dengan bila menggunakan BBM pertamax untuk kendaraan. Untuk kendaraan yang tergolong tahun 90an keatas, ini cocok. Namun, bagi pemilik kendaraan jadul yang notabene rasio kompresi masih kecil, mungkin ini perlu keikhlasan agar kendaraannya meminum BBM dengan RON kadar oktan yang lebih tinggi. Sebaiknya baca juga tulisan tentang Pilih Bahan Bakar Sesuai Dengan Rasio Kompresi Mesin. […]

Leave a reply "Pilih Bahan Bakar Sesuai Dengan Rasio Kompresi Mesin"