Pilih Ban Tubeless Atau Ban Dalam Tubetype Biasa

#BanTubeless #BanTubetype #JenisBan

Pilih Ban Tubeless Atau Ban Dalam Tubetype Biasa | Komponen kendaraan yang berfungsi menggelindingkan kendaraan dari hasil tenaga mesin yang dihasilkan dan bersentuhan langsung dengan jalan adalah ban. Untuk dapat menjalankan fungsi sebagai mana mestinya dengan disesuaikan kondisi medan jalanan, maka diperlukan jenis ban dan perawatan ban yang optimal.

tanda ban tubeless

Banyak jalanan di kota besar, yang sudah tidak bersahabat lagi untuk dilalui oleh ban kendaraan. Banyak ranjau paku yang berserakan di jalanan. Gangguan paku di jalanan ini bisa menjadikan ban bocor di tengah perjalanan. Tentu ini sangat menjengkelkan dan merepotkan bila mengalaminya.

Untuk mengatasi hal itu, maka dibutuhkan pemilihan ban kendaraan yang tepat dan sesuai jalanan dan lebih tahan lama untuk dikendarai saat mengalami bocor ban.

Saat ini, di pasaran terdapat 2 jenis ban yang dijual, yaitu ban tubeless dan ban tubetype (ban dalam biasa). Banyak pemilik kendaraan di kota besar, lebih memlih ban tubeless. Hal ini karena ban tubeless memiliki kelebihan ban yang  tahan lama dan anti-bocor. Lebih tepatnya tahan bocor, bila mengalami bocor maka gembos bannya agak lama. Dengan menggunakan ban tubeless, bila ban kena paku, maka ban masih bisa dipakai menggelindingkan kendaraan untuk menuju tukang tambal ban.

Akan tetapi, ban tubeless juga mempunyai kekurangan. Harga ban tubeless lebih mahal daripada ban tubetype biasa. Untuk pemasangan ban tubeless pada kendaraan juga harus menggunakan velg khusus. Jenis velg casting wheel (CW). Cara pemasangan ban tubeless pun juga membutuhkan peralatan ban hidrolik. Bongkar pasang ban tubeless pada velg CW tidak boleh menggunakan penjugil seperti pada pemasangan ban biasa. Hal ini karena untuk menghindari lecetnya sisi tepi velg CW yang dapat membuat bocor halus ban tubeless atau velg retak dan bocor halus.

Salah satu jenis ban lainnya adalah, jenis ban tubetype atau disebut ban biasa adalah ban jenis konvensional yang masih memakai ban dalam. Struktur ban tubetype tidak sekeras ban biasa, sehingga kelemahan ini mengakibatkan lebih mudah bocor bila kena benda tajam. Ban tubetype (ban biasa) dapat dipasang pada jenis velg jari-jari (velg beruji) atai jenis spoke wheel (SW). Tentu juga harga ban tubetype biasa dan velg SW ini lebih murah bila dibandingkan dengan ban tubeless.

Kalau sudah begini, dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan ban tubeless atau ban tubetype biasa, maka tidak ragu lagi dalam memilih jenis ban yang cocok untuk kendaraan.

Tags: angin ban ban motor info otomotif kamus otomotif sparepart motor spesifikasi ban

Related Post "Pilih Ban Tubeless Atau Ban Dalam Tubetype Biasa"

Wiring Diagram Kawasaki KLX 250 Keluaran Tahun 2012 Sampai 2015
#Kawasaki #KLX250 #MotorTrail Wiring Diagram Kawasaki KLX
Skema Kelistrikan Wiring Diagram Kawasaki KLX 250 Tahun 2008 – 2011
#Kawasaki #KLX250 #MotorTrail Wiring Diagram KLX 250
Wiring Diagram Kelistrikan Kawasaki KLX 250 Tahun 2006 – 2007
#Kawasaki #MotorTrail #KLX250 Kelistrikan Kawasaki KLX 250
Wiring Diagram Kelistrikan Honda CBR 250R
#Honda #CBR250 #WiringDiagram Kelistrikan Honda CBR 250R |
  1. Alasan Kenapa Ban Bocor Lebih Sering Pada Ban Belakang2 years agoReply

    […] saya, sebaiknya ban belakang menggunakan ban tubeless. Kalau mengalami ban tubeless bocor itu lebih tahan lama kempesnya. Jadi ada kesempatan untuk menuju ketambal ban sebelum ban […]

Leave a reply "Pilih Ban Tubeless Atau Ban Dalam Tubetype Biasa"